ROM dikenal sebagai firmware, merupakan IC terprogram dengan data khusus saat diproduksi.
ROM termasuk jenis memori nonvolatile (data tidak hilang saat energi listrik dimatikan).
Ada lima jenis dasar ROM :
1. ROM
2. PROM (Programmable Read Only Memory)
3. EPROM (Erasable programmable read-only memory)
4. EEPROM (Electrically erasable programmable read-only memory)
5. Flash memory
Sama RAM, chip ROM memiliki kisi-kisi (grid) kolom dan baris. Hanya saja, di tempat persilangan kolom dan baris, chip ROM secara fundamental berbeda dari chip RAM.
Jika RAM menggunakan transistor untuk memati-hidupkan akses ke kapasitor pada setiap persilangan, ROM menggunakan sebuah dioda untuk menghubungkan jalur. Jalur terhubung jika nilainya “1”dan jika nilainya “0” jalur tidak terhubung.
ROM tidak dapat diprogram ulang, sehingga jika datanya ingin diubah maka chip yang lama harus dibuang dan diganti dengan yang baru.
You Are Reading
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Labels
About Me
Blog Archive
-
▼
2010
(87)
-
▼
Februari
(31)
- VGA
- POST
- Memelihara Dan Menjaga Perangkat Keras “Hardware” ...
- Pemindai (Scanner)
- Inkjet Printer
- Dot Matrix Printer
- Periferal
- Langkah – langkah melakukan perbaikan periferal
- Kesalahan Dalam Merakit Komputer
- Bahan atau peralatan untuk membersihkan komponen PC
- NT FILE SYSTEM ( NTFS )
- FILE ALLOCATION TABLE ( FAT )
- Chipset
- DVD (Digital Versatile Disc)
- COMPACT DISC (CD)
- EEPROM (Electrically Erasable PROM)
- EPROM (Erasable PROM)
- PROM (Programable ROM)
- Read Only Memory (ROM)
- DDR SDRAM (Dual Data Rate SDRAM)
- SODIMM
- DIMM
- SIMM
- Jenis Jenis RAM
- Memory Komputer
- Komponen Utama Komputer
- Jaringan Komputer
- Langkah Merakit Komputer
- CMOS
- Satuan dalam Komputer
- Bagian-bagian Pada RAM
-
▼
Februari
(31)
Subscribe
0 komentar:
Posting Komentar